Ramahnya Indonesiaku

Tari Pendet

Negara Indonesia sejak dahulu telah terkenal dengan adat ketimurannya yang menjunjung tinggi adat istiadat dan juga kesopan santunannya. Negara kita juga terkenal dengan senyum ramah dan juga suka memaafkan (meskipun sering terjadi dendam kesumat dan ujung-ujungnya bermain dukun).Jika ada orang yang berbuat salah ataupun bertindak jahat, maka kita akan mudah memaafkannya. Karena nenek moyang dahulu mengajarkan kita untuk tidak membalas orang yang berbuat jahat kepada kita.

Dengan predikat yang terkenal dengan kesopan santunannya negeri ini menjadi negara yang ramah terhadap negara-negara lain. Para pemimpin negara ini pun terkenal akrab dengan para petinggi negara lain. Sehingga dengan keakraban ini manakala ada negara lain yang sedikit demi sedikit menggerogoti kekayaan budaya negeri ini, para pemimpin kita hanya tersenyum dan mengirim surat peringatan. Betapa sabarnya negeriku ini :-)

Teringat beberapa tahun ke belakang, reyog ponorogo, lagu rasa sayang-sayange, wayang kulit dan beberapa kesenian dareah negeri ini yang telah diakui oleh negara tetangga Malingasia.Respon masyarakat Indonesia memang cukup panas, mereka (masyarakat Indonesia) mengutuk perbuatan itu. Terbukti dengan adanya respon keras ini bahwa masyarakat negeri ini mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi, namun kenapa jajaran pemerintah tidak melakukan suatu tindakan pembelaan itu? semua persoalan sudah bisa ditebak yang nantinya akan berakhir dengan kata maaf. Timbul pertanyaan di hati kecil rakyat negeri ini, “apakah segala kesalahan akan selesai hanya dengan kata maaf? untuk apa ada aparat penegak hukum, kenapa harus ada undang-undang jika dengan kata maaf semua masalah akan terselesaikan.

Lalu masih ingatkah kita dengan peristiwa sipadan dan ligitan? dengan ikhlas Indonesia menyerahkannhya kepada Malaysia.Masih ingat provokasi tentara negara Malaysia memasuki ambalat? Bangsa ini hanya dengan menebar senyum semata untuk menghalau polisinya malingasia itu.

Apakah negara ini harus selalu mengalah ketika berulang kali disakiti? hewan sekecil semut saja kan marah jika terus menerus disakiti, lalu bagaimana dengan negara ini? Akankah hanya jalan diplomatik yang menjadi jalan terakhirnya? akankah dengan senyuman kita menghadapinya? akankah harus kita ikhlaskan saja semuanya?

Incoming search terms:

adat istiadat, dukun santet terkenal, ramahnya orang ponorogo, TARIAN ADAT DI INDONESIA, tarian indonesia dan gambarnya
You can leave a response, or trackback from your own site.

57 Responses to “Ramahnya Indonesiaku”

  1. Waktunya perang! Hancurkan!

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @Mencari Blogpreneur Sejati, Maju terus pantang mundur sebelum

    [Reply]

  2. arifudin says:

    ya semoga pemerintah tidak hanya diam saja ketika harga diri bangsa kita di injak-injak, kita sudah lama sekali bersabar, sabar pasti ada batasnya. jangan hanya ramah saja kita, tapi ramah kalau harga diri tidak punya buat apa ramah lagi ;)
    .-= arifudin´s last blog ..Diary kepanasan =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @arifudin, semoga ada tindakan yang membuat mereka jera untuk melakukannya lagi. jika selalu dimaafkan maka mereka suatu saat akan menginjak kita secara terang-terangan

    [Reply]

  3. detx says:

    indonesia tanah air beta pusaka abadi nan jaya…

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @detx, Indonesia sejak dulu kala selalu di puja-puja bangsa.

    tetapi kenyataan yang ada Indonesia selalu di jajah bangsa lain meski status merdeka telah disandangnya

    [Reply]

  4. uun says:

    diganyang ae… sudah tiba saatnya maen bedil-bedilan.. hehehe
    .-= uun´s last blog ..Master Shifu, A REAL WARRIOR NEVER QUITS. =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @uun, perjuangan nenek moyang dan juga pahlawan negeri ini memang harus kita terapkan untuk membela tanah air kita tercinta mbak

    [Reply]

  5. Anang says:

    Trus piye?

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @Anang, tikak bisakah kita angkat senjata demi tuk membela bangsa?

    [Reply]

  6. Bethul! Malinksia! Mereka tetangga yang selalu menggerogoti kebudayaan kita!
    waktunya untuk tegas!
    KITA LAHIR UNTUK TIDAK DIBODOHI! seperti semboyan outSIDers ponorogo! Ponorogo reog city!

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @Bisnis pulsa eranet, komentar anda terkena spam, makane jangan nakal ya (lmao)
    ya setuju kita lahir bukan untuk dibodohi

    [Reply]

  7. olip says:

    ben doso dwe mas …
    .-= olip´s last blog ..Selamat Ulang Tahun Kotareyog.com =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @olip, dosa urusannya akhirat, jika di dunia ada hukum kenapa tidak di gunakan saja. toh dengan hukuman di dunia bisa meringankan beban mereka di akhirat kelak :-)

    [Reply]

  8. alief says:

    trus penak e piye kang????
    .-= alief´s last blog ..Aku Kalah =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @alief, angkat senjata sepertinya bukan suatu pilihan yang buruk mas :-)

    [Reply]

  9. riffrizz says:

    Tunggu aja nanti kalo Masyarakat (bukan pejabat) INDONESIA yang dikenal ramah sudah menuju ke status super dendam kepada malingasia, santet dukun tenun, dkk akan menjadi senjata pamungkasnya. Ha ha ha ha ha ha

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @riffrizz, tetapi akankah dukun-dukun kita mampu menembus luar negeri?mungkin kita bisa melakukan tindakan yang lebih rasional lagi mungkin :-)

    [Reply]

  10. Pencerah says:

    Pdhl sabar kan ada batasnya

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @Pencerah, sebenarnya sabar tak ada batasnya kok, tetapi kita hidup bukan untuk di lecehkan kan?

    [Reply]

  11. edi petruk says:

    malingasia iku ancenne semprol, wes ayo di ganyang ae kabeh..!

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @edi petruk, mari mas, bersama membela bangsa dengan berbagai cara (gym)

    [Reply]

  12. lambang says:

    say no to pembajakan!
    .-= lambang´s last blog ..Ada yang kenal Harold & Kumar? =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @lambang, setuju (gym)

    [Reply]

  13. ciwir says:

    ILUSI NASIONALISME tok!
    .-= ciwir´s last blog ..Ilusi-ilusi Nasionalisme =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @ciwir, nasionalisme yang dipaksakan atau hanya tipuankah?

    [Reply]

  14. rahmat says:

    saya hanya menerenungi apa yang sedang terjadi di Indonesia saat ini.
    Jutaan budaya dan seluruh isinya belum bisa dimanfaatkan dengan secara maksimal oleh sebagian warga Indonesia.
    Contoh yang sebenarnya sudah terjadi sejak bertahun-tahun, semakin hari semakin di keruk….
    Coba kita sedikit melihat kekayaan bumi Papua, Freeport merajalela menguasai hasil bumi Nusantara Indonesia ini dengan mudahnya…
    Sedikit keluar dari topik, semoga bisa menjadi inspirasi sobat sekalian….
    salam berjuang…..
    .-= rahmat´s last blog ..Budaya menyapa =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @rahmat, ya seperti itulah keadaan kita mas yang seharusnya mulai kita rubah, sehingga kita tidak selalu dibodohi dan mengemis di tanah air sendiri

    [Reply]

  15. geblek says:

    la manoharanya mana :)

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @geblek, saya agak ragu mas dengan manohara, sepertinya hanya tipuan belaka :-)

    [Reply]

  16. elvigto says:

    Wajib marah cerdas coz qt juga nggak bole omdong (omong doang) tanpa ada tindakan yang mencerminkan cinta budaya kita, ocey!
    .-= elvigto´s last blog ..Refleksi 64 tahun Indonesia Merdeka:sebuah kecintaan dan kebanggaan yang hilang =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @elvigto, yup mari kita apresiasikan kecintaan kita kepada tanah air tercinta, walau harus mengangkat senjata dan menorbankan nyawa

    [Reply]

  17. noersam says:

    nasionalisme yang semakin semu…para pemimpin kita yang semakin lamban..kalau bung karno hidup dan memimpin bangsa ini maka pasti perang…
    .-= noersam´s last blog ..Kolak =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @noersam, semua letah terlena dengan kemajuan zaman mas. semoga kelak lahir pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyat dan juga mampu bertindak membela negara

    [Reply]

  18. kesadaran kultural kita selama ini tenggelam dalam pesona budaya global, mas dafhy. kita yang memang sering terlambat baru berteriak jika budaya kita diusik. yang pasti harus ada upaya serius utk membangun keasadaran kultural itu kembali.
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Terang Bulan Tak Ada Lagi di Negeri Kelelawar =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @sawali tuhusetya, semua telah terlena pak, sebenarnya kejadian ini bisa menjadikan kita sadar bahwa kita sendiri sudah melupakan kebudayaan kita. contohnya seberapa banyak pemuda dan pemudi yang paham dan suka melihat pertunjukan wayang kulit [salah satu budaya kita yang di klaim malaysia]? setiap pertunjukannya hanya di saksiakan oleh para kakek dan nenek. padahal jika di renungkan dan di kaji lebih dalam wayang mempunyai pesan moral yang cukup besar, tidak seperti film sekarang ini yang gembar-gembor mempunyai pesan moral yang tinggi tapi buktine itu hanya pesan moral semu. yang di jual adalah kesenangan belaka. semoga dengan kejadian ini kita bisa lebih mencintai dan memahami budaya kita sendiri

    [Reply]

  19. ajengkol says:

    Era globalisasi memabukkan dan menyilaukan sehingga tidak diikuti dengan filter yang kokoh
    .-= ajengkol´s last blog ..Muhasabah Muslimah =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @ajengkol, ya begitulah mbak, pondasi kita telah uzur dimakan usia dan tak ada yang mau memperbaikinya

    [Reply]

  20. kreatips says:

    putar kembali lagu-lagu dan film-film perjuangan, agar terbakar dada akan nasionalisme
    .-= kreatips´s last blog ..Peserta Simbiosis Mutualisme Blog Awarness – 1 =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @kreatips, sayangnya lagu-lagu itu telah kalah dengan lagu-lagu masa kini mas, lagu maju tak gentar dkk sudah jarang kita dengan lagi, mungkin hanya setahun sekali waktu 17an saja ramai.

    kita memang telah di mabukkan oleh kesengan yang semu

    [Reply]

  21. itempoeti says:

    tunggu saatnya kebenaran sejarah akan terungkap…
    sebagai bangsa yg besar kita hany perlu membukakan pintu maaf yang seluas-luasnya bagi mereka yg khilaf dan tersesat…
    .-= itempoeti´s last blog ..Menunggu Lahirnya Janin Kekuasaan, Buah Dari Perselingkuhan Politik =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @itempoeti, sejarah pasti akan terungkap

    [Reply]

  22. lady says:

    kl pemerintah tetap ga peduli pada rakyat dan SDA serta budayanya, apapun yg kita suarakan sepertinya tipis sekali mencapai harapan :(
    .-= lady´s last blog ..I’m a Winner =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @lady, mungkin dengan dunia maya ini mbak dan mungkin dengan banyaknya pendukung dari kawan-kawan blogger pemerintah nantinya akan mendengar

    [Reply]

  23. terlalu ramah.. ayo di hack wae malinksial
    .-= bisnis pulsa eranet | jidat´s last blog ..By: suwung =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @bisnis pulsa eranet | jidat, wah maaf mas saya belum bisa ngehack, untuk memperkuat blog saja gar tidak di hack orang masih kebingungan :-)

    [Reply]

  24. piye njaluk di kapakne malisial?

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @bisnis pulsa eranet | jidat, angkat senjata baik dari dunia maya maupun dunia nyata dengan senjata yang berbeda-beda pula. bisa menggunaka pena, komputer ataupun senjata yang lainnya

    [Reply]

  25. rayearth2601 says:

    Ujian bagi bangsa Indonesia di bulan puasa
    .-= rayearth2601´s last blog ..Pengumuman Hasil USM STAN tahun 2009/2010 =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @rayearth2601, ujian agar kita menjadi bangsa yang kuat mas :-)

    [Reply]

  26. rayearth2601 says:

    Mantap artikelnya bosss
    .-= rayearth2601´s last blog ..Pengumuman Hasil USM STAN tahun 2009/2010 =-.

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @rayearth2601, (worship) ah biasa saja mas

    [Reply]

  27. [...] mailboxes, wall mount mailbox, and mail boxes, personalized home accents and garden decor by their products and more. Whether you are an individual home or commercial customer, quality and value is top [...]

  28. [...] with the best record of accomplishment. ADT Security Systems are protects more than 5 million homes and families in USA. The 90% of fortune 500 Companies, U.S. government buildings, and airports also [...]

  29. [...] Usul punya usul lagu ini diciptakan karena keusilan negara tetangga yaitu Malaysia yang selalu mengklaim kebudayaan negara Indonesia. Begitulah jiwa seorang seniman lagu, protes ke negara lainpun [...]

  30. [...] with the best record of accomplishment. ADT Security Systems are protects more than 5 million homes and families in USA. The 90% of fortune 500 Companies, U.S. government buildings, and airports also [...]

  31. [...] served by one provider. However, today, we might have suffered for some unclearness caused by the providers that do not treat us right. Most of them are offering the best performance at the first, but later [...]

Leave a Reply

Designed by NSJ