Garuda Tetap di Dadaku

Malam ini mungkin malam yang bisa dikatakan malam membahagiakan sekaligus menyedihkan. Ya telah kita ketahui bahwa Timnas Indonesia pada malam hari ini memenangkan pertandingan pada pertandingan final leg ke 2 melawan Malaysia dengan skor 2-1. Namun kemenangan itu tak bisa membawa Timnas Indonesia membawa piala AFF Suzuki Cup 2010 karena kekalahan Timnas Indonesia pada leg pertama di Stadion Bukit Jalil 26 Desember yang lalu.

Ya walau tak bisa membawa pulang piala AFF Suzuki Cup 2010 yang telah diidamkan selama 14 tahun, akan tetapi kita layak bangga karena kita bisa mengalahkan tim Malaysia dengan sportif tanpa ada cara-cara curang seperti penggunaan laser maupun petasan. Walau di babak awal pada pertandingan leg kedua ini ada sinar laser yang mengarah ke kiper tim Malaysia, namun sepertinya hanya sekali itu saja karena setelah itu pertandingan berjalan lancar.

Secara pribadi saya juga kecewa karena kekalahan ini. Namun duniapun sudah tahu bahwa Timnas Indonesia bisa mengalahkan tim Malaysia dua kali-pada babak penyisihan dengan skor 5-1 dan juga pada babak final leg kedua dengan skor 2-1 dengan menjunjung tinggi sportifitas. Jadi apapun itu hasilnya saya pribadi tetap bangga dengan putra-putra terbaik anak bangsa yang membawa lambang garuda di dada karena telah berjuang mati-matian sehingga bisa masuk ke babak final. Selain itu saya salut kepada sang pelatih berdarah dingin Alferd Riedel yang telah melatih timnas Indonesia menjadi lebih baik. Semoga di piala AFF mendatang timnas Indonesia bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi juara. Amin. Dan terakhir kali saya menyerukan #turunkannurdinhalid. Terima kasih

You can leave a response, or trackback from your own site.

13 Responses to “Garuda Tetap di Dadaku”

  1. ravaelz says:

    pertamax gan…
    jujur sebenarnya saya juga kecewa…tapi apapun hasilnya saya tetap dukung tim garuda…

    [Reply]

    dafhy Reply:

    @ravaelz, aku juga tetap dukung garuda mas

    [Reply]

  2. noersam says:

    pertamaxx mas dafhy…..garuda jadi burung emprit..he he..dan ternyata malam ini menang tapi tak bisa juara..butuh pembenahan ya..tapi tetap optimis

    [Reply]

  3. ema says:

    sama garuda tetep di dadaku

    [Reply]

  4. Haribaru08 says:

    ini jadi awal kebangkitan Timnas Indonesia

    [Reply]

  5. alief says:

    wah…., sekore sing nduwur salah je, kok 2-0 seh??? :)

    [Reply]

  6. rifai says:

    iya tu….salah…2 – 1 gan. ya gpp lah emang belum saatnya menang kok.

    [Reply]

  7. riFFrizz says:

    mas, itu yg atas kok 2-0, bukannya 2-1 ?

    [Reply]

  8. unting says:

    kecewa juga OM, tapi ngk apa2 masih ada hari esok

    [Reply]

  9. dafhy says:

    yup saya juga tetep dukung timnas Indonesia

    [Reply]

  10. lambang says:

    I really really hate malingsia.

    [Reply]

  11. giriayoga says:

    yang penting kita mainnya sportif mas…hehehehe

    [Reply]

  12. Realodix says:

    Tidak hanya di dada, tetapi juga akan terbang tinggi

    [Reply]

Leave a Reply

Designed by NSJ