KEB di Mataku

Sudah cukup lama sih sebenarnya aku menengal komunitas emak-emak blogger ini yang mereka namai dengan Kumpulan Emak2 Blogger yang lebih dikenal dengan KEB. Aku juga sudah kenal dekat  dengan makmin sama makpon (istilah untuk admin dan penasehatnya emak2). Tapi gak tahu kenapa baru beberapa bulan ini aku diam-diam sering mengunjungi blog mereka. Memang aku tidak pernah meninggalkan jejak di blog mereka sebagaimana biasanya orang blog walking. Selain memang niat menjadi silent rider, aku malu mau meninggalkan jejak di sana. Kalau emak2 hebat itu berkunjung ke blog-ku, aku kan jadi malu ketahuan gak konsisten ngeblognya. Update-nya jarang banget ditambah lagi apa yang aku tulis gak bermanfaat sama sekali.

Rutinitas blog walking yang sebenarnya menghilangkan rasa suntuk setelah seharian kerja di sawah, akhirnya membuatku takjub sendiri. Mereka emak2 blogger yang beberapa usianya sudah tidak muda lagi (tapi semangatnya tetep muda kan mak?) memiliki semangat ngeblog yang sangat menakjubkan. Mereka konsisten menulis beberapa hari sekali dan bahkan ada yang menulis hingga beberapa postingan dalam satu hari. Wuih aku sampai terpukai melihat daftar postingan mereka. Anehnya meskipun postingan mereka cukup banyak, pokok bahasannya sangat enak untuk dicermati. Kadang aku bisa tertawa terbahak-bahak, berpikir serius dan kadang aku bis terharu ketika membaca tulisan mereka.

Entah bagaimana aku yakin kalau mereka dulunya tidak memiliki latar belakang sebagai penulis. Mungkin ada beberapa yang sudah terbiasa menulis seperti Mak Injul yang sudah menerbitkan buku itu dan beberapa emak lainnya. Tapi selebihnya aku merasa mereka mulai membuat tulisan setelah tahu dengan blog. Meskipun aku bilang begitu bukan berarti aku meragukan kualitas tulisan mereka ya. Bahkan aku sangat senang dengan tulisan mereka yang bisa lepas dan memiliki ciri khas tersendiri. Aku yang sudah berkemcimpung di dunia menulis semenjak SMP hingga sekarang pun belum bisa menemukan ciri khas yang pas dengan diriku. Mak angkat aku jadi muridmu, ajari aku, ajari aku, ajari aku!!! (worship)

Dari aktivitas blog walking itu akhirnya merasa tertampar sendiri. Emak2 yang pastinya memiliki aktivitas bejibun masih bisa menyempatkan untuk menulis. Apa saja yang ada mereka lalui hari ini sepertinya bisa menjadi bahan tulisan. Tulisan mereka mengalir dengan mudah dan asyik untuk dibaca. Seperti yang aku sebutkan di atas, mereka bisa update blog setiap hari bahkan satu hari bisa lebih dari satu postingan. Kembali ke masalah kenapa aku merasa tertampar ketika membaca tulisan mereka (bukan karena sindiran emak2 di tulisannya menyakitkan lho). Aku malu karena aku yang masih ngaku sebagai seorang blogger update blog saja satu bahkan dua bulan sekali. Kalau ngaku blogger kan blognya diisi dengan tulisan. Betul, betul betul?

Dan dengan tulisan ini aku akan membulatkan tekad untuk menulis lagi. Entah tulisanku bagus atau tidak, aku ingin tetap menulis. Mohon maaf ya kalau tulisan di blog acak-adul ini gak ngasih manfaat sama sekali. Mau dibaca ya monggo mau dilewati yang monggo mawon. Tapi kalau gak nafsu makan setelah membaca tulisan di sini aku gak tanggung jawab ya (headspin)

Terakhir, untuk emak2 yang hebat ini aku salut sama kalian. Semangat kalian menulis membuatku kangen kembali di mana blog walking menjadi aktivitas yang menyenangkan, bahkan lebih menyenangkan daripada kepoin akun sosmed si mantan (eh kok malah curhat). Semoga semangat kalian dan semangatku tidak padam ya mak. Aku ingin tetap menulis hingga detak jantungku berhenti.

Ini nih mereka emak2 blogger yang amajing (yang tengah kaos item gak termasuk ya)
Ini nih mereka emak2 blogger yang amajing (yang tengah kaos item gak termasuk ya)

Nb: foto diambil dari website emak2 blogger

Related Posts

Leave a Reply