Aktivitas Baru di Minggu Pagi

Satu tahun yang lalu sebelum pulang ke kampung halaman, aktivitas di Minggu pagi biasanya aku isi dengan olahraga lari atau basket di dekat GOR. Kebiasaan itu tidak aku lakukan lagi setelah memutuskan untuk menetap di rumah. Ya, namanya pedesaan tidak ada lagi namanya lapangan basket dan juga acara car free day itu. Jadilah kegiatan di hari Minggu diisi dengan membersihkan rumah, mencuci pakaian dan akhirnya terkapar tidur karena kelelahan. Aktivitas itu aku jalani sampai setahun kalau gak salah. Nah, karena jarang berolahraga dan kerjaanku hanya duduk di depan komputer, badanku tak proporsional lagi. Ya, meski gak bisa dikatakan gemuk tapi aku merasa gak nyaman gerakin badan.

Singkat cerita akhir tahun kemarin kemalasanku sudah masuk ke angka satu tahun. Badan mulai gak nyaman dan aku mudah sakit-sakitan. Timbullah niatanku untuk aktif berolahraga lagi. Aktivitas berlari aku tekuni dan terus aku tingkatkan. Tapi karena tak ada teman yang bisa aku ajak berlari akhirnya aku cari jenis olahraga yang bisa mengajak teman. Tidak disangka eh ternyata ada teman yang mengajakku ikut komunitas pecinta sepeda. Setelah mengamati ternyata aku tertarik dengan olahraga satu ini. Jadi dengan modal nekat dan menguras isi tabungan aku beli sepeda yang aku incar.

Setelah beli sepeda, aku mulai rajin sepedaan. Ke sekolahan di akhir pekan juga aku tak pakai motor lagi. Pengen olahraga sambil menghemat biaya pengeluaran juga. Karena sudah ada sepeda, aktivitas di hari Minggu sekarang berbeda dengan biasanya. Hampir setiap Minggu teman-teman ngajakin sepedaan ke berbagai tempat. Awal pertama ikut aku langsung drop gara-gara rutenya yang super duper berat. Sepanjang jalur 44 km itu dipenuhi dengan tanjakan dan turunan. Jadi pulang pergi tak ada bonus (istilah jalanan menurun yang begitu panjang).

Kelelahan di pinggir jalan
Kelelahan di pinggir jalan

Hari Minggu kemarin ternyata teman-teman pada gowes sendiri. Jadi ya aku ikut gowes sendiri, gak ada yang fotoin diriku deh. Walaupun begitu aku ambil rute lintas propinsi di gowes kali ini. Jangan heran dulu ya, 15 km dari rumah sudah daerah perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur kok, jadi gak jauh-jauh amat. Setelah semua siap, aku langsung tancap pedal langsung menyusuri jalan Kismantoro-Purwantoro-Ponorogo. Panjang lintasan pulang pergi sekitar 66 km dengan  80% landai dan 20% tanjakan.  Jadi aku kuat-kuat aja walaupun sendiri. Kalau banyak tanjakannya mungkin balik arah (idiot)

Meskipun sendiri, ada penyemangat kok buat melahap lintasan panjang itu. Penyemangat itu nama Mapmyride, sebuah aplikasi untuk iOS dan Android bagi penyuka olahraga sepeda. Dengan aplikasi itu aku bisa memantau jarak tempuh, kecepatan dan juga kalori yang sudah terbakar. Aplikasinya gratis diunduh di Play Store atau Google Play. Kalau mau menggunakan aplikasinya kita harus mengaktifkan GPS biar lokasi kita bisa dilacak dan direkam.

Aplikasinya user friendly ya
Aplikasinya user friendly ya

Gowes Minggu kemarin aku juga merekamnya pakai aplikasi ini. Tapi sayangnya di tengah jalan sinyal GPS hilang dan aplikasi tidak mau merekam. Jadi tidak bisa terekam deh. Hanya ada speedometer yang aku gunakan sebagai pengukurnya. Selama perjalanan, pemandangan indah di sepanjang jalan membuat udara sangat sejuk. Hutan dan sawah yang membentang ada di depan mata. Tapi karena sendiri jadi aku tak bisa mengambil gambar diriku. Jadinya cuma sepeda ijo itu yang nampang di kamera.Aktivitas Baru di Minggu Pagi

Ketika perjalanan sampai di kecamatan Sumoroto, aku mampir sarapan di Warung Pecel Iwak Kali. Sayangnya gak sempet foto-foto karena kelaparan. Setelah kenyang, aku langsung melanjutkan perjalanan pulang. Nah, waktu pulang aku sempet foto-foto di hutan Badegan, jembatan Morobangun sama jembatan gantung di dekat DAM Morobangun. Sekarang biar gambar yang bercerita ya.

Si ijo mejeng di tengah hutan
Si ijo mejeng di tengah hutan
Di jembatan Morobangun
Di jembatan Morobangun
Mejeng di jembatan gantung
Mejeng di jembatan gantung

Setelah puas mejeng di beberapa tempat tadi, aku meneruskan perjalanan dan sampailah di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perjalanan masih 15 km lagi dengan rute tanjakan dengan ada beberapa meter turunan. Di tengah jalan ternyata air minumku habis jadi harus berhenti di Alfamart untuk beli. Nah, di situlah aku baru sadar kalau aplikasi Mapmyride tidak merekam dengan baik karena sinyal GPS hilang di tengah hutan tadi. Tapi tak apalah yang penting keringat sudah didapat. Minggu depan gowes kemana lagi ya?

Sampai di perbatasan juga
Sampai di perbatasan juga

 

 

Incoming search terms:

  • contoh karangan kegiatan di hari minggu
  • cerita kegiatan di hari minggu
  • jembatan morobangun
  • contoh cerpen kegiatan hari minggu
  • contoh aktivitas pada hari minggu
  • cerpen kegiatan hari minggu
  • cerita rutinitas lari pagi pada hari minggu
  • cerita tentang kegiatan di hari weekand bersama teman
  • minggu pagi
  • cerita kegiatan dihari minggu

Related Posts

Comment(s) for “Aktivitas Baru di Minggu Pagi”

  1. sudah lama sekali saya tidak naik sepeda

Leave a Reply