Liburan ke Gunung Api Purba Gunung Kidul

Akhir pekan kemarin memang menjadi pekan jalan-jalan deh buatku. Setelah pulang dari Tulungagung, aku langsung berangkat ke kota Jogja. Kepergian kali ini sih sebenarnya bukan dalam rangka jalan-jalan ya. Ada sedikit urusan di Jogja yang harus aku selesaikan di hari Senin. Nah, karena hari Minggu aku tak ada kerjaan, jadinya aku rancang rencana lain sambil pergi ke Jogja. Rencana itu adalah mengunjungi teman karib semenjak SMP hingga SMA dulu yang tinggal di Jogja. Berangkatlah aku Sabtu sore menggunakan moda transportasi bus dari Madiun ke Jogja.

Sesampainya di Jogja, waktu sudah malam banget. Aku turun di Janti trus nunggu beberapa menit sampai temanku menjemputku. Karena sudah malam dan lelah melanda, yang aku lakukan hanya tidur di kost teman baikku ini. Paginya ada rencana jogging di kawasan UGM sih. Tapi bangunnya sudah kesiangan jadi batal deh. Agenda hari ini sih maunya bersantai saja di kost. Tak ada niatan untuk pergi ke mana-mana karena aku tak paham area Jogja (idiot)

Ternyata temanku ada acara liburan bareng teman-teman kantornya. Diajak deh diriku ini berlibur bersama mereka. Acara liburan ternyata hanya didatangi 4 orang termasuk aku dan temanku. Kirain tadi teman satu kantor yang datang, bisa mati kutu aku dibuatnya. Tema berlibur kali ini adalah mengunjungi wisata di daerah Gunung Kidul. Karena aku tak paham di mana lokasinya, jadi aku manut saja mau di bawa ke mana.

Setelah melewati perjalanan yang cukup lama dengan jalanan berkelok, sampailah di lokasi wisata gunung berbatu. Setelah melihat namanya ternyata kawasan wisata ini bernama “Gunung Api Purba”. Dilihat dari jauh ternyata aku tidak asing lagi dengan gunung berbatu itu. Ternyata aku pernah membaca ulasannya di salah satu portal berita Gunung Kidul (aku lupa alamat website-nya). Kawasan wisata ini cocok untuk yang suka dengan pendakian. Tidak terlalu tinggi sih, tapi dijamin tidak akan menyesal melihat pemandangan di atas bukit itu. Selain itu lintasan yang harus dilalui lumayan berat juga lho. Tapi tetap mengasyikkan kok pergi ke sini, apalagi bersama pasangan.

salah satu lintasan yang harus dilalui (sempit ya?)
salah satu lintasan yang harus dilalui (sempit ya?)

Katanya ada 8 pos untuk sampai ke puncak. Tapi karena kita berempat memang tidak berniat untuk sampai ke puncak, jadi kita cuma sampai di pos satu. Ritual selanjutnya adalah foto-foto dengan pemandangan alam sebagai latar belakang. Walaupun berada di pos satu, pemandangannya sudah cukup menakjubkan lho. Kita bisa melihat hamparan sawah yang luas dan cantik dari atas bukit itu.

Pemandangan dari atas bukit di Pos Satu nih. It's amazing guys!
Pemandangan dari atas bukit di Pos Satu nih. It’s amazing guys!

Di sepanjang jalan, ada banyak sekali kalimat nasehat untuk pengunjung. Rata-rata sih himbauan untuk menjaga lingkungan dan menjaga kebersihan. Bukan sebuah rahasia lagi bukan kalau ada beberapa orang yang mengaku pecinta alam tapi malah membuang sampah sembarangang? Aku secara pribadi suka dengan papan-papan himbauan itu. Kata-katanya menarik dan tidak terkesan sebuah perintah. Belajar dari papan-papan seperti itu, kalau bernada perintah malah banyak yang melanggarnya lho.

Mblo ada pesan nih buatmu :D
Mblo ada pesan nih buatmu:D

Kawasan wisata ini memang menjadi tempat enak untuk menikmati keindahan alamnya. selain berfoto-foto dengan latar belakang keindahan alam dari ketinggian bukit, kita bisa juga lho camping di sini. Tapi harus melapor terlebih dahulu ya biar para penjaga bisa memantau. Tiketnya lumayan murah lho agar kita bisa masuk ke sini. Cukup dengan Rp 5.000 saja untuk satu orang. Kalau ingin menginap, tiketnya jadi Rp 10.000 per orangnya. Kalau ke daerah Gunung Kidul dan ingin camping dengan pemandangan menakjubkan, boleh nih ke Gunung Api Purba Gunung Kidul ini.

ini buktinya aku ke sini :D
ini buktinya aku ke sini:D

Related Posts

Leave a Reply