Suka Duka Menjalankan Bisnis Online

Bisa membangun bisnis online saat ini merupakan sebuah pekerjaan yang cukup menggiurkan. Pekerjaan yang bisa dikatakan susah-susah gampang untuk menjalankannya ini mulai dilirik banyak orang seiring dengan perkembangan teknologi khususnya di dunia maya. Hingga saat ini bisnis online yang berkembang sangatlah beragam dan banyak sekali jumlahnya. Bahkan hampir setiap hari bermunculan bisnis online terbaru. Bisnis online yang sekarang sedang banyak dijadikan pilihan adalah toko online yang menjual berbagai macam barang. Mulai dari pakaian, barang elektronik dan barang-barang lainnya. Sepertinya semua barang yang dijual di dunia nyata kini bisa dijual di dunia maya, tapi tidak termasuk bakso dan mie ayam ya (idiot)

Saya adalah salah satu orang yang bisa dikatakan menggeluti bisnis online. Berbeda dengan bidang bisnis online yang saya sebutkan di atas, saya masuk ke bisnis jasa tepatnya jasa membuat tulisan di blog atau website. Bisa dikatakan ini pekerjaan sampingan dan akhirnya kini menjadi bisnis utama. Pasalnya penghasilan dari bisnis sampingan ini mengalahkan gaji dari pekerjaan utama saya di dunia maya. Jadi saya balik saja sebutan untuk dua pekerjaan saya, yang pekerjaan nyata jadi kerjaan sampingan dan pekerjaan di dunia maya jadi pekerjaan utama.Suka Duka Menjalankan Bisnis Online

Bisa membangun bisnis online hingga besar sepertinya menjadi impian banyak orang. Memang sih banyak sekali kemudahan yang dirasakan ketika bekerja di dunia online. Mulai dari pekerjaan tidak terikat dengan waktu dan tempat, yang memungkinkan saya mengerjakannnya di mana saja dan kapan saja. Tidak perlu ribet dengan seragam karena bisa bekerja hanya pakai celana pendek dan kaos saja. Bisa mengatur waktu untuk berlibur kapan saja tanpa harus meminta ijin untuk cuti dan beberapa keasyikan dalam dunia bisnis online yang dijadikan sebagai pekerjaan utama.

Tapi dibalik suka ada duka dong, namanya hidup pasti berpasangan jadi kita tidak bisa memilih salah satu saja dari dua sisi berlawanan ini. Di balik kemudahan dalam menjalankan bisnis online, saya bisa melihat kesusahan yang ada. Yang paling bikin gondok kalau ditanyain orang, “Masnya kerja di mana? jabatannya apa?” atau pertanyaan sejenisnya. Saya sering bingung untuk menjawabnya, tahu sendiri saya tinggal di desa jadi banyak yang tidak paham pekerjaan seperti itu. Apalagi kalau mau berkenalan dengan camer dengan tujuan mau melamar anaknya. Sudah dua kali saya langsung ditolak karena saya tidak bekerja di kantor dengan gaji jelas. Yang terakhir lebih parah lagi sih, saya ditolak karena bukan seorang Pe eN eS. Padahal kalau hitungan gaji sih bisa dibilang setara dan kadang lebih.

Masalah lainnya muncul kalau mau mengajukan kredit ke bank. Pekerjaan dalan bidang bisnis online dengan berbagai jenisnya masih belum diakui oleh pihak bank. Simak saja ulasan blogger dan juga seorang ibu rumah tangga merangkap owner bisnis online yang dia bangun di postingan terbarunya. Pas mau mengajukan kredit KPR, pihak bank tidak mengakui pekerjaannya. Padahal penghasilannya sudah lumayan besar lho dibandingkan dengan pekerjaan nyata di kantoran.

Dan masalah terbesar saya dengan status sebagai pekerja online adalah masalah pengakuan sebuah pekerjaan. Kebanyakan orang di desa saya beranggapan pekerjaana mapan itu ya jelas kantornya, setiap hari berangkat pagi pulang sore dengan seragam yang sudah terjadwal. Nah, saya kan kerja hanya di dalam kamar dan keluar kalau hanya ada keperluan saja. Tapi mereka lihat saya bisa membeli beberapa barang yang saya beli dari toko online, mereka pada ngira saya melihara tuyul. “Wong kerja gak jelas gitu, cuma duduk di kamar kok bisa beli barang-barang seperti itu. Dia melihara tuyul paling”. Itu salah satu ucapan tetangga yang bikin saya pusing.

Tapi di balik suka duka menjalankan bisnis online, saya tetap bersyukur bisa bekerja dengan mudah tanpa harus terikat dengan jam kerja dan seragam kerja. Bisa bekerja dari rumah dan di mana saja membuat saya bisa bepergian kapan saja saya mau.

Incoming search terms:

  • suka duka bisnis online

Comment(s) for “Suka Duka Menjalankan Bisnis Online”

  1. walah malah curhat mas..
    iya sih..wong desa ga dong perkerjaan freelance hehee
    tapi ya disyukuri wae rezekinya disitu :-)

  2. ricat

    Saya sedang cari pekerjaan freelance internet gini..kira2 admin ada lowongan atau tau chanel lain kah?

Leave a Reply