Kenangan Indah di Pare Kediri

Acara ini sebenarnya sudah lumayan lama terjadi tepatnya hampir satu tahun yang lalu. Di bulan Juni pada saat liburan semester, entah bagaimana awalnya aku memiliki keinginan untuk pergi ke Kampung Inggris di Pare, Kediri. Karena sudah ada teman yang ada di sana, akhirnya aku bertanya-tanya langsung ke dia untuk memilih lembaga kursusan yang kompeten di sana. Ya, di Kampung Inggris Pare ini banyak sekali lho lembaga kursusan yang berdiri. Kebanyakan sih murid dari lembaga kursusan yang kerenn lalu membuka peluang di sana. Kalau tidak salah ada sekitar 140-an lebih tempat kursusan di sana. Jadi bagi yang belum pernah ke sana disarankan untuk bertanya lebih dahulu ya baik ke teman yang sudah ke sana atau melalui bantuan mbah Google.

Setelah berdiskusi ke beberapa teman yang ada di sana, akhirnya aku memilih lembaga kursusan “The Daffodils” yang memiliki motto “Anti Gagap Berbahasa Inggris”. Setelah melihat kemampuan diri sendiri, akhirnya aku memilih kelas “speak second” sebagai tahapan untuk memperlancar cuap-cuap berbahasa Inggris sebelum masuk ke kelas Public Speaking, kelas tertinggi di bidang Speaking. Biaya satu kelas untuk pertemuan dua minggu lumayan terjangkau kok, cuma Rp 125.000 saja. Setelah proses pendaftaran by phone untuk memastikan masih ada quota, maka aku berangkat ke sana.

Tepatnya pada tanggal 23 Juni 2013 aku memulai perjalanan dari rumah ke Pare dengan lama perjalanan sekitar 3 jam. Di sana ada dua tempat tinggal yang bisa dipilih. Yang pertama kost biasa dan yang kedua asrama dengan beberapa peraturan yang harus ditaati. Karena aku ingin meningkatkan kemampuan bercuap-cuap, jadi aku memilih untuk asrama atau biasa dikenal dengan camp/dormitory. di Camp ini yang tinggal di sana harus mematuhi aturan lho. Paling utama sih harus ngomong dengan bahasa Inggris 24 jam. Bahkan musik yang boleh diputar di dalam asrama harus berbahasa Inggris juga. Selain itu ada tambahan program dua kali sehari yaitu habis Subuh dan habis Magrib guna memperlancar bahasa.

Kembali ke kelas yang aku ambil, tepat tanggal 25 kelas perdana dimulai. Di sana memang membuka kelas hanya dua kali satu bulan yaitu tanggal 10 dan tanggal 25 setiap bulannya. Karena kelas dibatasi maksimal 20 orang, jadi harus buru-buru booking tempat ya biar bisa mendapatkan kelas yang diinginkan. Aku yang belum pernah ke Pare ternyata tidak salah ambil kelas lho. Tutornya idola banget pokoknya dan baru aku temukan tutor segokil beliau. Toturku di kelas Speak Second namanya Mam Indah.

Mam Indah Tutor Idola di Daffodils (sebelahnya itu kak Rani teman satu kelasku)
Mam Indah Tutor Idola di Daffodils (sebelahnya itu kak Rani teman satu kelasku)

Pertama kali dengar dia bicara memperkenalkan diri, suaranya asli kaya orang Inggris. Tak ada yang salah dengan pronunciation-nya. Aku berasa ketemu samu foreign beneran deh mendengar mam Indah berbicara. Selain kemampuan speaking-nya yang sudah tidak diragukan lagi, beliau juga mampu mengajar dengan sempurna. Selama dua minggu tatap muka, kita digembleng untuk percaya diri ngomong di kelas. Setiap hari pasti ada waktu untuk presentasi di kelas dan semuanya itu spontan tanpa ada persiapan. Menurut mam Indah, cara itu dilakukan agar otak kita dengan sendirinya mampu berpikir dengan cepat untuk mengutarakan apa yang ada di kepala dalam bahasa Inggris.

Teman-teman satu kelas di kelas Speak Second
Teman-teman satu kelas di kelas Speak Second

Selain itu masih ada banyak banget tugas yang setiap hari berganti tema. Mulai dari menyanyi, bikin iklan, membuat drama, membuat reality show seperti Mata Najwa dan masih banyak yang lainnya. Belajar selama dua minggu di sana merupakan waktu yang terbaik buatku. Tidak menyesal harus menghabiskan liburan dengan berpusing ria berkutat dengan tugas, karena suasana belajar yang terbangun begitu nyaman dan mengasyikkan. Pokoknya bagi yang mau belajar bahasa Inggris dengan metode yang berbeda dengan yang didapatkan di sekolah formal, datang saja ke sini dan dijamin tidak akan menyesal. Kalau mau belajar speaking dengan baik, The Daffodils tempatnya (worship)

Kak Rani di depan gedung Daffodils
Kak Rani di depan gedung Daffodils

Incoming search terms:

  • cerita dewasa kediri
  • cerita dewasa di kediri
  • cerita ngentot kampung inggris com
  • cerpen remaja di daerah pare kedirii
  • daffodils pare
  • Habis ke pare kemana
  • kenangan indah di pare
  • ngentot dipare
  • tempat tinggal di daerah daffodils

Related Posts

Comment(s) for “Kenangan Indah di Pare Kediri”

  1. jadi habis soko kene iso spik spik in english lancar sekali gitu broh?

    • admin

      Tergantung orangnya juga sih om. Kalau niat yang kuat dan tidak pantang menyerah biasanya bisa (worship)

  2. dulu saya pernah kerja di kediri selama dua tahu dan sempat mampir dan melihat-lihat di kampung inggris di sana

    • admin

      Tempatnya ramai terus ya mas Joe? Kampung yang sulit saya lupakan pokoknya :D

Leave a Reply