Nulis Harus Nunggu Mood Baik?

Pernah dengar ada bloher yang bilang, “Mau update blog tapi kok gak mood ya?” Dulu aku juga sering mengutarakan pertanyaan ini untuk membuat sebuah pembelaan karena tidak update blog yang terlalu lama. Kebanyakan orang dan aku sendiri secara sadar membenarkan pertanyaan di dalam judul postingan ini “Nulis Harus Nunggu Mood Baik?” Sebenarnya apa perlu menunggu mood sedang baik untuk membuat sebuah tulisan?

Ternyata jawaban dari pertanyaan di atas aku temukan jauh hari setelah aku berkecimpung di dunia blogosphere. Tepatnya setelah aktif ngeblog selama kurang lebih 7 tahun. Untuk membuat tulisan singkat ataupun panjang sebagai pengisi di dalam blog, tidak perlu menunggu mood yang tepat. Aku menyadari itu ternyata hanya sebuah alasan klise belaka karena tidak ada ide untuk menulis.

Semua itu yang penting ada di niat saja kok. Kalau sudah ada niat yang kuat, mau mood lagi kacaupun tulisan yang ciamik tidak mustahil tercipta. Bahkan kadang pada saat mood yang kurang baik itu bisa membuat tulisan lebih baik lagi. Ingat lagunya Adelle yang langsung melejit setelah diluncurkan? Lagu itu tercipta pada saat dia sedang patah hati diputusin pacarnya. Bloher pun juga bisa menemukan dunianya pada saat mood sedang kacau balau. Apalagi kalau mood itu rusak karena putus cinta, biasanya kata-kata puitis langsung muncul di kepala.

Jadi asalkan ada niat dan terus berlatih, menulis dalam keadaan mood yang kurang baik bukan menjadi kendala kok. Niatkan ngeblog untuk ibadah, itu kata pakdhe Kholik. Kalau sudah begitu, membuat tulisan untuk ditampilkan di dalam blog tentunya tidak akan sulit lagi. Masalah tulisan jelek janganlah takut. Semua orang pasti butuh belajar untuk menulis kok. Seorang penulis hebat seperti Merry Riana pasti juga dulu berawal dari tulisan yang kurang bagus. Dengan berlatih dan juga niat yang lurus, semua pasti akan ada perkembangannya. Aku juga masih terus belajar menulis dengan baik kok. Karena aku merasa hingga sekarang tulisanku masih jauh dari kata bagus.

Almarhum Prof. Mubyarto pernah berkata “Lebih baik menulis dan jadi sampah, daripada tidak menulis dan jadi sampah di pikiran”

Sumber foto dari sini

Related Posts

KEB di Mataku

KEB di Mataku

Khamdani Ali Mashud

Rumah Baru

Comment(s) for “Nulis Harus Nunggu Mood Baik?”

  1. kalau gw nulis di blog cuma sekali-kali doank… karna fokus ama nulis novel/cerpen.. hehe
    Tapi, sekali banyak hal yang mau di tulis pasti ramai tu blog ama tulisan sampah gw. hehe :p

    • admin

      Wah kalau saya malah bingung mas kalau disuruh bikin novel atau cerpen. Keren sampean sudah bisa membuatnya (worship)

  2. quote-nya jleb banget kak. lebih baik menulis dan jadi sampah, daripada tidak menulis dan jadi sampah dipikiran. aku sukaa

    jadi semangat nulis nih setelah baca tulisan kakak
    makasiih kaaak :)

    • dafhy

      Semangat kakak. Aku juga nyemangatin diri sendiri nih (worship)

Leave a Reply