Siapa Bilang Permainan Tradisional Mulai Punah?

Di zaman modern saat ini, perkembangan teknologi sudah masuk ke berbagai lini. Hal itu termasuk juga ke dalam permainan anak-anak. Bagi yang sudah menginjak usia di atas 20 tahun, pastinya tidak asing dengan berbagai permainan tradisional seperti gobaksodor dan lain sebagainya. Sayangnya anak-anak modern saat ini ternyata lebih asyik dengan permainan modern. Anak-anak lebih suka bermain game di ponsel ataupun tablet. Bukan pemandangan baru kalau anak-anak sekarang membawa gadget ke mana-mana.

Permainan tradisional sepertinya ketinggalan zaman. Sehingga banyak anak-anak modern yang tidak lagi menyenal berbagai jenis permainan itu. Di kota-kota besar, permainan tradisional bisa dikatakan mulai punah. Sebuah pemandangan yang sangat langka jika bisa menemukan anak-anak bermain egrang, kasti dan berbagai permainan lainnya.

Keadaan di desa ternyata berbeda dengan yang ada di kota. Saya yang sudah hampir satu tahun tinggal di desa, dapat menemukan anak-anak bermain permainan tradisional dengan mudah. Saya dapat menemukan mereka asyik bermain di sekitar rumah, lapangan ataupun sekolah. Setelah sekian lama hidup di kota, melihat anak-anak bermain permainan tradisional ini terasa begitu menyejukkan di hati. Pasalnya pemandangan ini tidak saya temui di kota besar. Ya meskipun jumlah mereka yang bermain tidak sebanyak waktu saya kecil dulu, tapi  keceriaan mereka dalam bermain masih sama dengan yang saya rasakan dulu.

Permainan Tradisional yang tak Lekang Oleh Zaman

Permainan loncat tali adalah permainan tradisional pertama yang saya lihat. Permainan ini memiliki banyak manfaat. Selain membuat anak bisa bersosialisasi bersama temannya, bermain loncat tali juga dapat menyehatkan badan. Biasanya permainan ini dilakukan oleh beberapa orang yang terbagi ke dalam dua kelompok. Ini adalah gambar yang saya abadikan ketika anak-anak sedang bermain loncat tali di halaman sekolah.dolanan

Permainan tradisional kedua yang saya lihat adalah bekelan. Entah di daerah lain apa namanya, permainan ini menggunakan bola yang terbuat dari karet dan empat buah benda berbentuk menyerupai huruf S. Ada yang ingat permainan ini? Biasanya sih dimainkan anak perempuan. Ya, meskipun ada juga kok anak laki-laki yang memainkannya.dolanan

Permainan tradisional ketiga adalah gatheng. Permainan ini hampir sama dengan permainan bekelan. Perbedaannya, di gatheng benda yang digunakan lebih murah yaitu batu. Jika peralatan di bekelan harus beli, batu kecil-kecil tentunya bisa didapatkan dengan mudah. Jumlah batu yang digunakan sesuai dengan keinginan para pemain.dolanan

Permainan tradisional terakhir yang saya temukan adalah srampangan. Permainan ini menggunakan bola kasti dan beberapa pecahan genteng dengan berbagai ukuran yang nantinya disusun seperti piramida. Permainannya dilakukan oleh dua tim. Satu tim yang kalah menjadi penjaga, lalu tim yang menang akan melempar bola ke tumpukan pecahan genteng. Jika bola dapat menghancurkan tumpukan genteng, maka tim yang berjaga, harus mengalahkan musuhnya dengan melempar bola hingga mengenai anggota tubuhnya. Bagi tim yang bermain, selain menghindari diri agar tidak terkena bola, juga harus menyusun pecahan genteng menjadi seperti semula. Jika berhasil menumpuk potongan genteng hingga sempurna, maka dialah pemenangnya.dolanan

dolanan

Permainan tradisional belum benar-benar punah bukan? Ya meskipun jumlah sudah berkurang banyak, tapi setidaknya masih ada anak yang memainkannya. Semoga permainan tradisional akan terus dimainkan anak-anak khususnya di desa saya dan umumnya di seluruh Indonesia. Di daerahmu masih adakah anak-anak yang bermain permainan tradisional seperti di atas?

Incoming search terms:

  • permainan tradisional 7 huruf
  • anak kecil ngentot
  • permainan gatheng
  • permainan anak2 dengan pecahan genteng
  • nama permainan tradisional yang menggunalan pecahan genteng
  • nama permainan tradisional dengan pecahan genteng
  • gambar ngentot anak kecil
  • gambar anak sma sedang ngentoy
  • dolanan srampangan
  • permainan yang menggunakan pecahan genteng

Comment(s) for “Siapa Bilang Permainan Tradisional Mulai Punah?”

  1. meski belum punah..
    di kota-kota sudah jarang sekali terlihat anak-anak bermain permainan tradisional.. misalnya di jogja :(

    • dafhy

      Coba destinasi ke sini mas trus dibadikan hehehe. Di Magelang malah ada festival dolanan anak ya kalau gak salah mas? Padahal dolanan tradisional ini memberikan efek yang baik ya, kok jarang anak yg mau memainkannya lagi

    • yg festival dolanan anak ki malah di solo..itupun setahun sekali belum tentu..di magelang adanya tlatah bocah..kae epntas seni anak2
      klo di desa masih banyak sih permainan tradisional :D

    • dafhy

      Oya lali diriku. Cen enak urip neng ndeso hehehe

    • ya ada plus dan minusnya mas.. :D

Leave a Reply