Ketika Menentukan Membeli Rumah KPR

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sudah menjadi salah satu cara untuk mendapatkan rumah dengan cara cepat dan murah. Murah dalam artian kita tidak perlu menyiapkan uang banyak dan sebagai gantinya kita harus mencicil rumah itu dalam kurun beberapa tahun. Jika perhitungannya tepat, langkah ini akan memudahkan kita mendapatkan rumah sendiri. Sebaliknya, kalau salah langkah maka rumah yang kita idam-idamkan bisa disita oleh pihak bank, apalagi alasannya kalau kita tidak bisa membayar cicilan sesuai dengan kesepakatan.

Kenapa Membeli Rumah Melalui KPR?

Membeli rumah melalui KPR jika dibayangkan akan sama jika kita mengontrak rumah. Setiap bulan kita membayar sewa. Bedanya, jika mengontrak, rumah itu tidak menjadi milik kita, tapi kalau membeli rumah dengan sistem KPR, maka rumah itu beberapa tahun kemudian sudah menjadi milik kita. Selain itu kalau biaya sewa kontrak rumah setiap tahun bisa mengalami kenaikan. Kalau membeli rumah melalui KPR, biaya yang perlu kita bayarkan, tidak akan mengalami perubahan.Kredit KPR

Kalaupun mau membangun rumah secara langsung, bagi yang ditinggal di kota besar, sangatlah sulit. Mencari iklan yang memasang iklan “dicari tanah” yang pas saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sekalinya dapat iklan yang pas, ternyata harganya yang terlalu mahal. Atau ternyata lokasi tanahnya yang kurang strategis. Selain beberapa kesulitan tadi, biaya untuk membuat rumah sendiri juga akan sangat banyak. Biayanya akan lebih besar daripada membeli rumah yang sudah jadi.

Meskipun menjadi solusi mudah untuk mendapatkan rumah dengan cara kredit, pengajuan kredit kita tidak serta merta dikabulkan. Pihak bank sebagai pihak yang memberikan program kredit, memiliki kriteria khusus untuk meloloskan permohonan seseorang mengajukan KPR. Perlu diketahui bahwa pihak bank biasanya hanya berani menyetujui angsuran maksimal 30% x gaji perbulan yang kita dapatkan. Selain itu, kita harus memiliki pekerjaan tetap dengan bukti slip gaji perbulannya. Status ini dijadikan pertimbangan utama apakah kita bisa mengangsur KPR hingga selesai atau tidak. Inilah yang biasanya menjadi penghambat ketika mengajukan KPR. Apalagi bagi yang tidak memiliki pekerjaan tetap, akan sangat sulit dikabulkan pengajuan KPR-nya.

Selain melihat kemampuan kita dalam mengangsur rumah, yang tidak boleh dilupakan adalah memilih bank terpercaya sebagai tempat untuk mengajukan permohonan KPR. Setidaknya ada 4 bank terpercaya yang menyediakan program KPR. Keempat bank itu adalah bank BNI, bank BRI, bank Mandiri dan bank BTN dengan Rumah BTN-nya. Keempat bank di atas sudah memiliki kredibilitas dalam melakukan program KPR. Dengan memilih bank yang tepat, dapat menjamin bahwa kita dijamin dalam program ini. sebagai program jangka panjang, amat sangat riskan jika kita tidak dijamin oleh pihak bank. Memilih bank terpercaya ini juga kita bisa mendapatkan angsuran yang tidak terlalu mencekik kita.

Jika sudah menentukan bank mana yang akan digunakan mengajukan KPR, lengkapilah beberapa persyaratan pengajuannya. Beberapa persyaratan umumnya meliputi: surat keterangan gaji atau penghasilan bagi yang sudah bekerja. Surat keterangan belum memiliki rumah atau sedang menumpang dari RT di mana kita tinggal. Foto kopi KTP. Foto kopi kartu keluarga dan terakhir foto kopi buku tabungan di bank tempat kita mengajukan KPR.

Jika kita memiliki uang cukup dan tidak ingin membeli rumah dengan cara KPR, langsung saja membeli rumah yang diidamkan. Di era modern seperti ini kita sangat dimudahkan untuk mencari rumah untuk dibeli. Rumah123.com merupakan salah satu situs yang memudahkan kita mencari berbagai macam properti perumahan. Rumah jadi ataupun sebidang tanah dapat kita cari dengan mudah di situs ini. Jadi mau memilih membeli rumah dengan KPR atau secara tunai, itu tinggal melihat kemampuan kita.

Incoming search terms:

  • cara membuat surat keterangan belum memiliki rumah
  • cara membuat surat keterangan belum punya rumah
  • surat keterangan belum memiliki rumah
  • surat keterangan belum punya rumah dari kelurahan
  • surat keterangan belum memiliki rumah doc
  • surat keterangan belum memiliki rumah dari tempat kerja
  • surat belum punya rumah kelurahan
  • Permohonan Surat belum punya rumah
  • fungsi surat keterangan belum punya rumah
  • cara mendapatkan surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan

Comment(s) for “Ketika Menentukan Membeli Rumah KPR”

  1. tapi harus dilihat berapa persen bunga yg harus dibayarkan dan kemampuan untuk mengangsur setiap bulannya :D

  2. Terimakasih atas artikelnya.

Leave a Reply