Investasi Modal 1 Juta? Mungkin Aja Kok! Ini Jenis-Jenisnya

Jika Anda sedang punya uang Rp 1 juta dan Anda tidak mengerti uang tersebut harus di investasi ke mana, simak artikel ini sampai selesai.  

Modal Rp 1 juta per bulan untuk investasi, bukanlah nilai yang bisa dibilang kecil, karena sebenarnya dengan uang Rp 50 ribu maupun Rp 100 ribu saja, sebenarnya seseorang sudah bisa melakukan investasi online.

Apapun bentuk investasinya, prinsip yang digunakan selalu sama, yaitu high risk high return.  Dimana semakin besar risiko semakin besar pula untungnya.  Sebaiknya pilih jenis investasi yang sesuai dengan Anda.

Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang adalah reksadana dengan kategori profil risiko investasi terendah untuk produk reksadana. Tapi, keuntungan yang bisa diperoleh juga bisa dibilang lebih rendah ketimbang reksadana lain.

Reksadana ini memusatkan investasinya pada deposito dan surat-surat berharga yang jatuh temponya berada di bawah setahun.  Investasi ini bisa Anda mulai dengan modal hanya Rp 50 ribuan, tergantung reksadana milik manajer investasi manakah yang akan Anda beli.

Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana yang satu ini bisa dibilang juga risikonya tidak terlalu besar, namun tingkatnya masih di atas pasar uang. Otomatis, return-nya yang bisa diperoleh juga lebih besar.

Fokus investasi pada reksadana adalah pada obligasi milik pemerintah dan swasta.  Sementara itu, lainnya akan dialihkan ke instrumen pasar uang.

Dengan modal Rp 1 juta, tentunya jenis investasi ini cukup menguntungkan bagi Anda.

Reksadana campuran

Reksadana campuran ini adalah reksadana yang investasinya terbagi menjadi beberapa sektor.  Porsi terbesarnya ada pada saham dan obligasi, serta sebagian kecilnya ada di instrumen pasar uang pula.

Risikonya jelas sedikit lebih besar daripada pasar uang dan pendapatan tetap, terutama jika bursa saham sedang buruk.  Meski demikian, jika peristiwa itu terjadi, maka manajer investasi akan mengarahkan investasinya ke sektor obligasi.

Emas

Emas memang menjadi instrumen investasi yang paling banyak diminati, selain karena lebih mudah, risikonya kecil, dan return-nya pun bisa dibilang kecil pula.  Adapun jangka waktu balik modalnya juga bisa dibilang cukup lama, karena hal itu berkaitan dengan harga emas dunia yang bersifat universal.

Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dengan membeli emas, pertimbangkan dulu dengan matang.  Intinya membeli saat harganya sedang turun, dan beli emasnya di Antam atau Pegadaian saja. Sekarang sudah banyak pula penipuan yang berkedok investasi emas, jadi sebaiknya Anda juga berhati-hati jika ingin berinvestasi di bidang ini.

P2P Lending

Investor jaman dulu terkadang masih malas atau enggan untuk mencari tahu soal investasi yang satu ini. Sebenarnya, investasi ini digagasi oleh perusahaan-perusahaan startup financial technology alias fintech di Indonesia.  Sudah lumayan banyak perusahaan financial technology yang beredar di Indonesia.

P2P sendiri adalah suatu singkatan dari peer-to-peer, dan bisa diartikan sebagai platform digital yang mempertemukan pihak peminjam uang atau debitur dengan pemberi pinjaman atau kreditur yang mengharapkan return kompetitif.  Jika bicara soal return, lalu berapakah return investasi P2P lending ini?

Return-nya disesuaikan berdasarkan kebijakan perusahaan P2P lending tersebut. Ada yang menjanjikan bunga sebesar 18 persen per tahun, ada yang 17,5 persen, ada pula yang menjanjikan sebesar  12 persen per tahun. Batas minimum investasinya juga beragam. Ada yang hanya mematok minimum investasi sebesar Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, dan sebagainya. Biar untungnya lebih terasa, Anda bisa investasikan uang Anda sebesar Rp 1 juta sebagai modal awal.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi di sektor ini, pilihlah startup fintech penyedia jasa P2P yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Jangan sampai Anda tergiur dengan promo dan tawaran menarik sehingga menjadi salah pilih.  Karena saat ini sudah banyak perusahaan startup fintech yang menawarkan produk nya dengan penawaran yang beragam.

Itulah lima jenis investasi yang pas dan cukup menguntungkan bila dilakukan dengan menggunakan modal sebesar Rp 1 juta.  Apakah ada di antara kelima jenis investasi tersebut yang menarik Anda?

Perlu diingat, kalau investasi itu halnya berbeda dengan nabung.  Ada risiko jika Anda akan menanggung rugi di sini. Jadi pilihlah produk investasi yang sesuai dengan modal, kriteria, preferensi dan kemampuan Anda.  Jangan sampai jika Anda mengalami kerugian, nantinya Anda menjadi panik dan malah tidak bisa mengembalikan modal Anda kembali. Dan yang paling penting adalah pahami dulu cara kerja produk investasi yang Anda pilih daripada menyesal di kemudian hari.

Demikian artikel mengenai jenis-jenis investasi dengan modal Rp 1 juta, berbagai jenis investasi telah hadir namun Anda sebagai investor harus cermat agar tidak mengalami kerugian dan dapat menghasilkan untung.  Salam sukses

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.